Tragis! Avanza Hantam Pohon di Jalan A. Yani Tambang Ulang, Satu Korban Meninggal Dunia

Diduga pengemudi kehilangan konsentrasi akibat mengantuk, mobil Avanza yang membawa tujuh orang menghantam pohon di bahu Jalan A. Yani, satu penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian.

TANAH LAUT, POSTKalimantan – Kecelakaan lalu lintas tunggal merenggut satu korban jiwa di Jalan A. Yani, Desa Gunung Raja RT 003 RW 002, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 04.30 WITA.

Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi DA 1893 ZM yang dikemudikan Faisal Darmawan. Kendaraan yang membawa enam penumpang itu tengah melaju dari arah Banjarbaru menuju Pelaihari.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) serta keterangan awal petugas, kecelakaan diduga dipicu pengemudi yang mengantuk sehingga kehilangan kendali atas kendaraan. Mobil kemudian oleng ke sisi kiri jalan dan menghantam sebatang pohon mangga/kasturi yang berada di bahu jalan.

Benturan keras menyebabkan salah seorang penumpang, M. Yamin, mengalami luka berat pada bagian kepala dan kaki hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, pengemudi Faisal Darmawan mengalami luka pada bagian tangan. Penumpang lainnya juga mengalami luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Sari Wahyuni mengalami luka pada wajah dan kaki, Annisa mengalami sejumlah luka, M. Rifki mengalami luka di bagian wajah, Hafizd mengalami luka pada mulut dan wajah, sedangkan Andre mengalami luka pada wajah. Seluruh korban yang selamat segera dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Menerima laporan kejadian, personel Satlantas Polres Tanah Laut langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, mengatur arus lalu lintas, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut, AKP Aditya Dikav, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah satu korban dan mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh tidak fit.

“Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi mengantuk sehingga kehilangan kendali atas kendaraan. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara, terutama saat dini hari maupun perjalanan jarak jauh. Apabila merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di tempat yang aman. Keselamatan harus menjadi prioritas utama karena kecelakaan dapat terjadi hanya dalam hitungan detik akibat menurunnya konsentrasi saat mengemudi,” tegasnya. (MN)