Pekerjaan yang semula ditargetkan selesai 2 September 2026 berhasil dirampungkan pada 28 Agustus, dengan tetap mengedepankan keselamatan, kualitas, dan keandalan pembangkit.
ASAM ASAM, POSTKalimantan – Upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan Kalimantan kembali mencatat capaian positif. PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Asam Asam berhasil menuntaskan pekerjaan Overhaul Simple Inspection Plus Unit 2 PLTU Asam Asam lebih cepat dari target yang ditetapkan.
Pekerjaan yang dimulai sejak 5 Juli 2026 dan semula dijadwalkan selesai pada 2 September 2026, berhasil dirampungkan pada 28 Agustus 2026.
Artinya, pekerjaan pemeliharaan tersebut dapat diselesaikan lima hari lebih awal dari jadwal yang direncanakan.
Capaian ini tidak semata-mata berbicara tentang percepatan waktu. Di balik selesainya pekerjaan lebih awal, terdapat rangkaian proses yang menuntut koordinasi, ketelitian, kedisiplinan, serta konsistensi dalam menerapkan aspek keselamatan dan standar kualitas pekerjaan.
Bagi PLN Indonesia Power UBP Asam Asam, overhaul menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan dan performa unit pembangkit. Pemeliharaan yang dilakukan secara terencana diharapkan mampu mendukung operasional pembangkit agar tetap andal dalam menopang kebutuhan listrik di sistem Kalimantan.

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Asam Asam, Fajar Pamujianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan perusahaan, mitra kerja, dan pihak terkait yang terlibat selama proses pekerjaan berlangsung.
Menurutnya, penyelesaian lebih cepat dari target merupakan hasil dari kerja bersama yang dibangun sejak tahap persiapan hingga penyelesaian pekerjaan.
“Alhamdulillah, pekerjaan Overhaul Simple Inspection Plus Unit 2 dapat diselesaikan lebih cepat dari target yang telah ditetapkan. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang tetap menjaga keselamatan, kualitas pekerjaan, dan koordinasi di setiap tahapan,” ujar Fajar Pamujianto.
Ia menegaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kontribusi seluruh pihak yang bekerja secara konsisten untuk memastikan setiap tahapan overhaul berjalan sesuai ketentuan.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan PLN Indonesia Power, mitra kerja, serta pihak terkait yang telah mendukung kelancaran pekerjaan ini,” lanjutnya.
Rampungnya overhaul Unit 2 juga menjadi bagian dari kesiapan PLN Indonesia Power UBP Asam Asam dalam mendukung kebutuhan sistem kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Dengan selesainya pekerjaan pemeliharaan tersebut, Unit 2 diharapkan dapat kembali memberikan kontribusi dalam memperkuat keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Kalimantan.
Fajar juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama proses pekerjaan berlangsung turut memberikan doa dan dukungan.
“Kami juga berterima kasih kepada masyarakat atas doa dan dukungan yang diberikan. Semoga selesainya pekerjaan ini dapat semakin memperkuat keandalan pembangkit dalam menghadirkan energi listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi Kalimantan,” katanya.
Keberhasilan menyelesaikan pekerjaan lebih awal tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PLN Indonesia Power UBP Asam Asam menerapkan semangat continuous improvement dalam pengelolaan pembangkit.
Percepatan pekerjaan tetap ditempatkan dalam koridor keselamatan dan kualitas. Dengan demikian, ukuran keberhasilan bukan hanya seberapa cepat pekerjaan selesai, tetapi juga bagaimana seluruh proses dapat dilaksanakan secara aman, terencana, dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
PLN Indonesia Power UBP Asam Asam pun menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kesiapan pembangkit melalui pemeliharaan yang terencana dan berkelanjutan.
Lebih cepat, tetap aman, dan tetap berkualitas menjadi semangat UBP Asam Asam dalam menjaga energi tetap andal untuk Kalimantan. (MN)


















