Dibuka Bupati Rahmat Trianto, turnamen sepak bola ini menjadi ajang penjaringan bibit lokal sekaligus diproyeksikan sebagai agenda tahunan menuju kompetisi level provinsi.
PELAIHARI, POSTKalimantan – Persaingan sepak bola antarklub di Kabupaten Tanah Laut mulai memanas. Sebanyak 34 klub bersiap menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tanah Laut 2026 yang resmi dibuka Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto di Lapangan Pertasi Kencana, Kamis (22/10/2026).
Tak sekadar memperebutkan gelar juara dan hadiah puluhan juta rupiah, turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menemukan serta mengembangkan potensi pesepak bola lokal agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Pembukaan turnamen berlangsung dengan dihadiri Dandim 1009 Tanah Laut, Kapolres Tanah Laut, perwakilan Kejaksaan Negeri Tanah Laut, jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta sejumlah tamu undangan.
Sebanyak 34 klub dari berbagai wilayah di Tanah Laut akan bersaing menggunakan sistem gugur. Untuk menambah kualitas pertandingan, setiap klub diperbolehkan mendaftarkan maksimal lima pemain dari luar Kabupaten Tanah Laut.
Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung di tiga lapangan, yakni Lapangan Pertasi Kencana, Lapangan Sepak Bola Pinang Babaris, dan Lapangan Datuk Timang di Kecamatan Jorong.

Dalam sambutannya, Rahmat Trianto menegaskan bahwa penyelenggaraan Bupati Cup tahun ini difokuskan pada pengembangan sepak bola di tingkat kabupaten. Pemerintah daerah ingin melihat lebih dekat potensi pemain lokal sebelum membawa kompetisi ke jenjang yang lebih luas.
Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan menjadi langkah penting untuk menyiapkan pemain-pemain potensial Tanah Laut agar mampu bersaing di tingkat provinsi.
“ Tahun ini seharusnya ingin melaksanakan setingkat Kalsel. Tapi saya bilang sama Kadispora untuk tahun ini cukup kita laksanakan setingkat Kabupaten Tanah Laut dulu, karena saya ingin melihat bibit-bibit yang kecil dulu yang mungkin sekarang sudah mulai bisa bermain, sehingga tahun depan baru kita bisa melaksanakan Bupati Cup ini levelnya setingkat provinsi,” ujar Rahmat.
Ia berharap turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi sesaat, tetapi juga memberikan ruang bagi pemain untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan menunjukkan kualitas permainan mereka.
Komitmen itu diperkuat dengan rencana menjadikan Bupati Cup sebagai agenda rutin tahunan di Kabupaten Tanah Laut.
“Bupati Cup sepak bola ini akan menjadi ajang tahunan. Jadi tidak terhenti hanya tahun ini saja. Kegiatan ini akan terus kita laksanakan,” tegasnya.
Rahmat juga mengingatkan seluruh klub dan pemain agar tetap mengedepankan sportivitas, menjaga persaudaraan, serta menghormati setiap keputusan selama pertandingan berlangsung.
“Saya mengharapkan kepada seluruh peserta junjung tinggi sportivitas, apapun itu kita bersaudara, kalah menang itu biasa,” tambahnya.
Persaingan memperebutkan gelar juara semakin menarik dengan hadiah yang disiapkan panitia. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tanah Laut, Rudi Imtihansyah, menjelaskan bahwa total hadiah untuk empat posisi terbaik mencapai Rp67,5 juta.
Juara pertama akan membawa pulang hadiah sebesar Rp30 juta, disusul juara kedua Rp20 juta, juara ketiga Rp10 juta, dan juara keempat Rp7,5 juta.
Tak hanya penghargaan untuk tim, panitia juga menyediakan apresiasi bagi pemain yang tampil menonjol sepanjang turnamen.
Kategori kiper terbaik, pemain terbaik, dan pencetak gol terbanyak atau top scorer masing-masing memperoleh trofi serta uang pembinaan sebesar Rp3 juta.
Dengan hadiah tersebut, setiap klub diharapkan tampil maksimal dan menyuguhkan pertandingan yang kompetitif sekaligus menghibur masyarakat.
Untuk mendukung kelancaran kejuaraan, panitia turut menyiapkan sejumlah unsur pendukung, mulai dari pengamanan hingga pelayanan kesehatan bagi pemain dan perangkat pertandingan.
Pengamanan dilakukan melalui kerja sama dengan Polres Tanah Laut. Sementara itu, Dinas Kesehatan dan RSUD Hadji Boejasin Pelaihari dilibatkan untuk mendukung kesiapan tim medis selama pertandingan.
Dari sisi teknis, penyelenggaraan kompetisi juga didukung perangkat pertandingan bersertifikat resmi dari Departemen Wasit PSSI Kabupaten Tanah Laut.
Melalui Bupati Cup 2026, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap pembinaan sepak bola daerah semakin terarah, persaingan antarklub berjalan sehat, dan talenta-talenta lokal memperoleh kesempatan untuk berkembang.
Turnamen ini sekaligus menjadi langkah awal untuk memperkuat fondasi sepak bola Tanah Laut sebelum kompetisi dengan cakupan lebih luas diproyeksikan pada tahun mendatang. (MN)


















