PLN Indonesia Power UBP Asam Asam membuka kesempatan bagi mahasiswa Teknik Mesin UNISKA untuk mengenal proses pembangkitan listrik, pemeliharaan peralatan, hingga penerapan keselamatan kerja di lingkungan industri.
ASAM ASAM, POSTKalimantan – Pengalaman belajar di dunia industri menjadi bekal penting bagi mahasiswa teknik sebelum memasuki dunia profesional. Kesempatan itu dimanfaatkan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari, melalui kunjungan study excursion ke PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Asam Asam, Rabu (16/9/2026).
Kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat lebih dekat lingkungan kerja pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), sekaligus memahami bagaimana teori yang dipelajari di ruang kuliah diterapkan dalam kegiatan operasional industri ketenagalistrikan.
Tidak hanya mengenal proses pembangkitan listrik, para mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai pemeliharaan peralatan serta pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam menunjang operasional pembangkit.
Kegiatan diawali dengan safety induction sebagai pembekalan mengenai prosedur keselamatan, potensi risiko, dan aturan yang wajib dipatuhi selama berada di area pembangkit. Selanjutnya, mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai sistem operasional dan pemeliharaan PLTU Asam Asam.

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Asam Asam, Fajar Pamujianto, menyambut positif kunjungan tersebut. Menurutnya, interaksi langsung antara mahasiswa dan lingkungan industri menjadi salah satu upaya untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
Ia menilai, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian penting dalam mendukung perkembangan industri ketenagalistrikan. Karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan wawasan yang lebih luas mengenai tantangan, standar kerja, serta kebutuhan kompetensi di lapangan.
“Kami percaya bahwa kemajuan industri tidak terlepas dari kualitas sumber daya manusia yang terus berkembang. Melalui kunjungan ini, kami ingin memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa tentang dunia pembangkitan listrik, sekaligus memotivasi mereka untuk terus belajar, berinovasi, dan mempersiapkan diri menjadi tenaga profesional yang mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ungkap Fajar.

Apresiasi juga disampaikan dosen pendamping Fakultas Teknik UNISKA, Ir. Muhammad Hasbi, M.T. Ia menyampaikan bahwa pengalaman mengamati langsung aktivitas industri memberikan nilai tambah bagi proses pembelajaran mahasiswa, terutama dalam memahami penerapan ilmu teknik di lingkungan kerja yang sesungguhnya.
“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan PLN Indonesia Power UBP Asam Asam dalam menerima kunjungan mahasiswa kami. Pengalaman melihat langsung lingkungan industri pembangkitan listrik tentu memberikan nilai tambah yang tidak selalu diperoleh di ruang perkuliahan. Harapannya, kegiatan ini dapat memperluas wawasan, meningkatkan motivasi belajar, serta menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam memasuki dunia profesional,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dunia pembangkitan listrik, termasuk pentingnya kedisiplinan, kompetensi teknis, dan budaya keselamatan kerja dalam menjalankan aktivitas industri.
Lebih dari sekadar kunjungan lapangan, study excursion tersebut juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara praktisi industri dengan kalangan akademisi. Interaksi semacam ini diharapkan dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
PLN Indonesia Power UBP Asam Asam terus mendorong terjalinnya kolaborasi dengan institusi pendidikan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pengembangan sumber daya manusia. Upaya tersebut melengkapi peran perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan listrik dengan turut mendukung lahirnya generasi muda yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan menghadapi tantangan sektor energi di masa depan. (MN)


















