
POSTKAL – KOTABARU. Kabupaten Kotabaru mencatat prestasi di Grand Final Apresiasi Duta Genre Provinsi Kalimantan Selatan 2026. Muhammad Nabil Jazil Fauzi terpilih sebagai Juara 3, sedangkan Raisya Nur Afifah meraih penghargaan Duta Sosial Media. Minggu 27 September 2028.
Grand Final digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, oleh Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Kalsel. Sebanyak 26 finalis dari 13 kabupaten/kota ikut serta, dengan tema “Concellation Youth Collaboration in Impactful Creation”. Nabil lolos dari Top 5 ke Top 3 sebelum ditetapkan sebagai Juara 3.
“Alhamdulillah, saya merasa senang karena bisa mengangkat nama Kotabaru ke tingkat provinsi hingga meraih juara tiga. Tentunya saya merasa bangga dan senang bisa sampai di titik ini,” ujar Nabil.
Menurut Nabil, Duta Genre menjadi wadah bagi remaja untuk berkembang, percaya diri, dan berkolaborasi.
“Remaja di Kotabaru sebenarnya memiliki potensi yang sama. Genre menjadi tempat untuk bertumbuh, berkembang dan berkolaborasi. Di Genre juga diajarkan bagaimana meningkatkan kepercayaan diri serta memilah informasi agar yang kita terima benar-benar fakta, bukan sekadar mitos yang tersebar di media sosial,” ungkapnya.
Raisya berharap Duta Genre terus bermanfaat bagi masyarakat, terutama remaja.
“Semoga program-program ke depan bisa semakin berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Raisya.
Pemkab Kotabaru melalui DP3APPKB mengapresiasi capaian keduanya. Kepala DP3APPKB Kotabaru, Nurvisa, SH, MA, yang hadir mewakili Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos., menyebut prestasi ini bermanfaat bagi remaja.
“Alhamdulillah Kotabaru masuk lima besar finalis Duta Genre. Ini sangat bermanfaat bagi para remaja, terutama dalam memberikan pengetahuan tentang pencegahan pernikahan dini, narkoba, stunting dan berbagai program kependudukan dan keluarga berencana,” ujarnya.
Ia berharap prestasi tersebut berlanjut lewat aksi nyata di lingkungan remaja, salah satunya dengan menguatkan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).
“Kita berharap setiap remaja yang mempunyai permasalahan dapat berkomunikasi dan berkonsultasi melalui PIK-R yang sudah kita bentuk di sekolah-sekolah maupun kelompok remaja,” katanya.
Sekretaris DP3APPKB Kotabaru, H. Arya Nor Abdi, SKM, MM, menyebut keberhasilan ini hasil pembinaan sekitar satu tahun, dan pengalaman ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pembinaan tahun berikutnya.
“Finalis dari Kotabaru yang hari ini mengikuti kompetisi tingkat provinsi merupakan peserta yang sudah kita persiapkan sejak tahun sebelumnya. Kita memiliki waktu satu tahun untuk membimbing dan mendampingi mereka,” jelasnya.
Kabid Keluarga Berencana DP3APPKB Kotabaru, Suhartati, S.ST., M.PH., turut memberi apresiasi.
“Apresiasi sekali untuk adik Nabil dan adik Raisya yang sudah sampai ke tingkat provinsi. PR kami adalah mendampingi adik-adik Genre 2026. Semoga ke depannya bisa sampai ke tingkat nasional,” ujarnya.
Acara ini dihadiri antara lain Asisten III Setda Provinsi Kalsel Dinansyah, S.Sos., MM. (mewakili Gubernur), Kepala Perwakilan BKKBN Kalsel Lisna Prihartini, S.Psi., M.Si., Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda Krista Algani, Kepala BNN Kalsel Brigjen Pol. Asep Taufik, S.I.K., dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalsel Haris Munandar. Kedua finalis Kotabaru juga didukung jajaran DP3APPKB Kotabaru dan para pendukung.
Capaian ini diharapkan mendorong Nabil dan Raisya terus mengajak remaja mengembangkan potensi dan menghadirkan kegiatan positif di masyarakat.
Kalau mau, saya bisa lanjut ke versi piramida terbalik atau opsi judul.(Rizky)










