Bapenda bersama sejumlah OPD mengikuti pelatihan penggunaan Smart EDC sebagai langkah mempercepat transaksi non tunai yang lebih mudah, transparan, dan akuntabel.
BANJARMASIN, POSTKalimantan – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) terus memperkuat transformasi digital di sektor pelayanan publik. Salah satu langkah nyatanya adalah mempercepat penerapan sistem pembayaran retribusi daerah secara non tunai melalui penggunaan Smart Electronic Data Capture (Smart EDC).
Upaya tersebut ditandai dengan pelatihan penggunaan Smart EDC yang digelar bekerja sama dengan Bank Kalsel di Kantor Pusat Bank Kalsel, Banjarmasin, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Tala untuk menghadirkan sistem pembayaran retribusi yang lebih modern, efisien, dan transparan.
Pelatihan diikuti Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tanah Laut bersama sejumlah organisasi perangkat daerah pengelola retribusi, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, serta Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan.

Kepala Bidang Perencanaan, Pelaporan Pendapatan Daerah dan Pembinaan PAD Bapenda Tala, drg. Budi Rukhiyat, M.A, mengatakan Smart EDC merupakan bagian penting dari transformasi digital pengelolaan pendapatan daerah.
Menurutnya, sistem tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran retribusi sekaligus meningkatkan keamanan transaksi. Selain itu, seluruh pembayaran akan tercatat secara digital sehingga pengelolaan retribusi menjadi lebih tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Implementasi Smart EDC akan dilakukan secara bertahap pada berbagai titik layanan retribusi yang dikelola Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, mulai dari kawasan parkir terminal, pasar, hingga objek wisata daerah.
Digitalisasi ini diharapkan mampu mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meminimalkan potensi kebocoran penerimaan, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan akuntabel.
Melalui pelatihan tersebut, Pemkab Tala juga berharap seluruh perangkat daerah yang mengelola retribusi dapat mengoperasikan Smart EDC secara optimal sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, praktis, dan sejalan dengan visi transformasi digital yang tengah dikembangkan di Kabupaten Tanah Laut. (MN)














