Sambut Harjad Kalsel ke-76 dan Banjarmasin 500 Tahun, Drainase Kota Bersalin Wajah Jadi Lebih Elegan

Drainase Akan Disulap Jadi Destinasi Ikonik! KERABAT Kalsel Siapkan Kolam Ikan dan Air Mancur Warna-Warni Sambut Harjad Kalsel ke-76 dan Banjarmasin 500 Tahun. Wajah Baru Kota di Tengah Sungai dan Drainase, Hadirkan Nuansa Estetis Sekaligus Edukatif bagi Masyarakat, (Fto Ilustrasi).

BANJARMASIN, POSTKalimantan – Menyambut Hari Jadi (Harjad) Provinsi Kalimantan Selatan ke-76 yang jatuh pada 14 Agustus 2026 serta peringatan 500 tahun Kota Banjarmasin pada 24 September 2026, sejumlah elemen masyarakat mulai melakukan berbagai persiapan dan inovasi untuk mempercantik wajah kota.

Salah satu gagasan menarik datang dari Kerukunan Rakyat Banua Kalimantan (KERABAT) Kalimantan Selatan. Organisasi ini berinisiatif menyulap salah satu drainase di kawasan Kota Banjarmasin menjadi area yang lebih bernilai estetika dengan konsep kolam ikan keramba lengkap dengan air mancur hias berlampu warna-warni.

Perwakilan KERABAT Kalsel, M. Agus Setiawan, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan dua momentum bersejarah yang akan menjadi kebanggaan warga Banua.

“Ini bukan sekadar mempercantik drainase, tetapi bagaimana ruang yang sebelumnya terkesan biasa dapat menjadi lebih hidup, menarik, dan memberi nilai tambah bagi lingkungan sekitar,” ujar Agus saat meninjau lokasi, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, drainase yang selama ini hanya berfungsi sebagai saluran air akan ditata ulang dengan sentuhan estetika. Di dalamnya akan ditempatkan keramba ikan sebagai sarana edukasi sekaligus memperindah pemandangan. Pada malam hari, kawasan tersebut juga akan dipercantik dengan instalasi air mancur hias yang dipadukan pencahayaan warna-warni.

Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana yang lebih nyaman, modern, dan berkarakter, sehingga menjadi daya tarik baru bagi masyarakat maupun pengunjung yang melintas.

Agus mengatakan, kehadiran kolam ikan dan air mancur tidak hanya berorientasi pada keindahan visual, tetapi juga menjadi simbol semangat gotong royong dan kepedulian warga terhadap lingkungan perkotaan.

“Momentum Harjad Kalsel dan 500 tahun Kota Banjarmasin menjadi kesempatan yang sangat baik untuk bersama-sama memperlihatkan bahwa masyarakat juga bisa berkontribusi dalam mempercantik kota. Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda, sederhana tetapi memiliki nilai estetika dan manfaat,” tuturnya.

Ia berharap langkah tersebut dapat menginspirasi berbagai komunitas maupun kelompok masyarakat lainnya untuk ikut berpartisipasi memperindah lingkungan masing-masing.

Dengan konsep yang menggabungkan unsur penghijauan, perikanan, dan tata cahaya modern, kawasan drainase yang sedang dibenahi itu diharapkan berubah menjadi salah satu sudut kota yang menarik, terutama saat malam hari ketika pancaran lampu warna-warni dari air mancur mulai menghiasi aliran air.

“Semoga apa yang kami lakukan bisa menjadi hadiah kecil untuk Kalimantan Selatan dan Kota Banjarmasin yang sedang merayakan usia bersejarahnya. Kota yang indah lahir dari kepedulian bersama,” pungkas Agus. (Pk)