Bangun SDM Unggul, HPPMTL dan Pemkab Tala Kolaborasi Lahirkan Wirausahawan Muda Berkarakter

Hanya 20 peserta terbaik yang lolos dari lebih 100 pendaftar. Tak berhenti pada pelatihan, HPPMTL menyiapkan pendampingan hingga akses permodalan guna melahirkan pengusaha muda yang mandiri, inovatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja.

PELAIHARI, POSTKalimantan – Semangat membangun generasi muda yang mandiri dan produktif kembali digaungkan melalui Tala Youth Entrepreneur 2026 yang sukses digelar di Sinar Hotel Pelaihari, Sabtu (18/7/2026). Program yang diinisiasi Himpunan Pengusaha Muda Pelajar dan Mahasiswa Tanah Laut (HPPMTL) ini menjadi wadah pembinaan bagi pemuda untuk mengasah kemampuan berwirausaha sekaligus membangun karakter kepemimpinan.

Mengusung tema “Membangun Kemandirian Pemuda Tanah Laut yang Kreatif, Inovatif, dan Berdaya Saing”, kegiatan tersebut diikuti peserta hasil seleksi ketat yang berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, aktivis organisasi, hingga pemuda yang memiliki minat besar di dunia usaha.

Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto berhalangan hadir dan diwakili Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Tanah Laut, Rudi Imithansyah, yang secara resmi membuka kegiatan.

Hadir pula sebagai narasumber Ketua DPD KNPI Kalimantan Selatan Andi Rustianto, Ketua Umum PP HPPMTL Hariyanor, Ketua IMAGA Kalimantan Selatan Irwien Sasmita Riyadhi, serta praktisi digital Syahiful Hadli, yang berbagi pengalaman dan motivasi kepada para peserta.

Dalam sambutannya, Rudi Imithansyah menyampaikan apresiasi atas inisiatif HPPMTL yang dinilai mampu menghadirkan ruang pembinaan berkualitas bagi generasi muda Tanah Laut.

Menurutnya, keberhasilan membangun wirausahawan muda tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjalankan bisnis, tetapi juga ditopang karakter, mental, serta integritas yang kuat.

“Program seperti ini sangat positif karena tidak hanya mengajarkan cara berwirausaha, tetapi juga membentuk karakter pemuda agar siap menjadi pribadi yang tangguh dan mampu menghadapi tantangan dunia usaha,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan wirausaha muda merupakan bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Sosok pemimpin masa depan, katanya, tidak hanya lahir dari dunia pemerintahan atau politik, tetapi juga dapat tumbuh dari kalangan pengusaha yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Rudi menegaskan, proses pembinaan harus dilakukan secara bertahap, dimulai dari penguatan karakter, peningkatan kompetensi, hingga pendampingan usaha sebelum akhirnya memperoleh akses permodalan.

Sementara itu, Ketua Umum PP HPPMTL, Hariyanor, mengatakan Tala Youth Entrepreneur merupakan program strategis organisasinya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang kewirausahaan.

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut dirancang sebagai langkah awal mencetak entrepreneur muda yang siap bersaing sekaligus mampu membuka peluang usaha baru di daerah.

“Harapan kami, peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga memiliki keberanian untuk memulai usaha dan menjadi pengusaha muda yang mampu memberikan dampak positif bagi Tanah Laut,” katanya.

Hariyanor menegaskan, pembinaan peserta tidak berhenti setelah pelatihan selesai. HPPMTL telah menyiapkan program pendampingan berkelanjutan, termasuk membuka akses komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan usaha para peserta.

Ia juga mengungkapkan antusiasme pemuda mengikuti program ini sangat tinggi. Dari lebih dari 100 pendaftar, hanya 20 peserta terbaik yang berhasil lolos seleksi administrasi dan penilaian berkas sehingga berhak mengikuti program pembinaan intensif.

Dengan sistem seleksi tersebut, HPPMTL optimistis peserta yang terpilih memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi entrepreneur muda yang inovatif, berkarakter, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Kesuksesan penyelenggaraan Tala Youth Entrepreneur 2026 turut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, WPR Group, PT Laz Coal Mandiri (LCM), 83 Dua Mas Group, DPD KNPI Kalimantan Selatan, PTPN IV PKS Pelaihari, Baznas Kabupaten Tanah Laut, PTPN IV Kebun Pelaihari, serta Perusda Baratala Tuntung Pandang.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan lahir semakin banyak pengusaha muda Tanah Laut yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus menciptakan peluang kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (MN)