SPPG Polri terbaik di Zona Tengah dan juara dongeng nasional mengharumkan nama Banua di panggung Mabes Polri.
BANJARMASIN – Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 menjadi momentum istimewa bagi Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel). Bukan sekadar perayaan, momen tersebut turut diwarnai torehan prestasi yang membawa nama Banua bersinar di tingkat nasional.
Polda Kalsel berhasil menyabet dua penghargaan nasional sekaligus dalam rangkaian perlombaan yang digelar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Dua prestasi tersebut masing-masing Juara II Nasional Lomba Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri untuk kategori Tata SPPG Polri Terbaik Zona Tengah serta Juara I Nasional Lomba Dongeng.
Capaian ganda ini menjadi bukti bahwa prestasi jajaran Polda Kalsel tidak hanya lahir dari aspek pelayanan dan tata kelola internal, tetapi juga dari keberhasilan mendorong potensi generasi muda di daerah.
SPPG Polda Kalsel Tembus Podium Nasional
Penghargaan Juara II Nasional Lomba SPPG Polri diraih Polda Kalsel melalui kategori Tata SPPG Polri Terbaik Zona Tengah.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Alfis Suhaili, S.I.K., M.Si.
Prestasi ini menjadi cerminan keseriusan Polda Kalsel dalam membangun tata kelola pelayanan pemenuhan gizi yang tidak hanya tertib secara administratif, tetapi juga mengedepankan kualitas, akuntabilitas dan manfaat nyata.
Pelayanan pemenuhan gizi dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas sumber daya manusia, termasuk di lingkungan kepolisian maupun masyarakat yang menjadi bagian dari sasaran pelayanan.
Bocah Tabalong Bikin Banua Bangga
Prestasi lainnya datang dari panggung yang berbeda. Kali ini, sorotan tertuju kepada Faiha Samaira Khanza, siswi TK Ghaiwa Islamic School, Kelurahan Agung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong.

Mewakili Polda Kalsel melalui binaan Polres Tabalong, Faiha sukses merebut Juara I Nasional Lomba Dongeng.
Penampilan Faiha berhasil mencuri perhatian dewan juri tingkat Mabes Polri. Dengan kepercayaan diri, kreativitas dan kemampuan bercerita yang kuat, ia mampu menunjukkan bahwa talenta anak daerah juga mampu berbicara di panggung nasional.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Tabalong dan Kalimantan Selatan.
Kapolda: Kado Indah untuk Hari Bhayangkara
Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih tersebut.
Menurutnya, dua penghargaan itu menjadi kado istimewa dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
“Prestasi ini merupakan kado indah pada Peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kemenangan SPPG Polri menampakkan dedikasi internal kami dalam menjaga kualitas pelayanan gizi secara profesional.”
Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap keberhasilan Faiha yang dinilai menjadi representasi potensi generasi muda Banua.
“Keberhasilan ananda Faiha Samaira Khanza adalah bukti nyata bahwa potensi anak-anak di daerah, khususnya Kabupaten Tabalong, mampu bersaing dan menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” ujarnya.
Bukan Sekadar Piala
Dua penghargaan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai catatan prestasi. Polda Kalsel berharap capaian itu menjadi energi baru bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, keberhasilan Faiha menjadi pesan kuat bahwa ruang prestasi bagi anak-anak daerah terbuka lebar selama mendapatkan pembinaan, kesempatan dan dukungan yang tepat.
Dari tata kelola pelayanan gizi hingga panggung dongeng nasional, dua penghargaan itu membawa pesan yang sama: Banua mampu bersaing, Banua mampu berprestasi, dan nama Kalimantan Selatan layak berkibar di tingkat nasional. (Pk)


















