Sinyal Masuk Desa! DPRD Tala Dukung Penuh Program GSM Booster untuk Hapus Blank Spot

Infrastruktur Digital Jadi Prioritas, Warga Pelosok Didorong Nikmati Akses Komunikasi Merata.

PELAIHARI, POSTKalimantan – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dalam menghapus wilayah tanpa sinyal atau blank spot terus mendapat apresiasi dan dukungan dari kalangan legislatif. Program pemasangan GSM Booster yang digagas Pemkab Tala dinilai menjadi langkah strategis untuk membuka keterisolasian komunikasi di sejumlah desa yang selama ini sulit terjangkau jaringan seluler.

Ketua Komisi I DPRD Tanah Laut, Yoga Pinis Suhendra, menegaskan pihaknya mendukung penuh keberlanjutan program tersebut karena menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat.

Sejak akhir 2025, Pemkab Tala melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostasan) telah merealisasikan pemasangan perangkat GSM Booster di lima wilayah, yakni Desa Riam Adungan, Salaman, Tebing Siring, Sambangan, dan Tanjung. Kehadiran perangkat tersebut mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses komunikasi dan internet.

Memasuki tahun 2026, program itu kembali dilanjutkan dengan rencana pemasangan di sembilan titik blank spot tambahan. Saat ini, pemerintah daerah masih melakukan proses penentuan lokasi prioritas agar pemasangan dapat tepat sasaran dan memberi dampak maksimal bagi masyarakat.

Yoga menilai, akses jaringan seluler dan internet kini bukan lagi sekadar fasilitas pendukung, melainkan telah menjadi kebutuhan utama yang berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari masyarakat.

“DPRD pada prinsipnya mendukung program ini sebagai bagian dari program unggulan kepala daerah. Masih banyak wilayah di Tanah Laut yang belum terjangkau jaringan GSM dan kondisi ini sudah cukup lama dirasakan masyarakat,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, keberadaan infrastruktur digital memiliki peran besar dalam mendukung berbagai sektor kehidupan, mulai dari pertumbuhan ekonomi masyarakat, dunia pendidikan, pelayanan publik, hingga keterbukaan informasi di daerah pedesaan.

Ia juga mengapresiasi langkah awal Pemkab Tala yang telah memulai uji coba pemasangan GSM Booster pada 2025 lalu. Upaya tersebut dinilai menjadi fondasi penting menuju target “zero blank spot” sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Harapannya target zero blank spot dapat tercapai, sehingga masyarakat di seluruh wilayah Tanah Laut, khususnya desa-desa terpencil, bisa menikmati akses komunikasi yang merata dan lebih baik,” tutupnya. (MN)