Triwulan III di Penghujung, Bupati Rahmat Trianto Tekankan Dua Hal: Kejar Target dan Cegah Karhutla

Bupati Rahmat Trianto minta perangkat daerah mempercepat realisasi program, meningkatkan pelayanan, sekaligus memperkuat kewaspadaan menghadapi musim kemarau.

PELAIHARI, POSTKalimantan – Penghujung Triwulan III tahun 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) untuk mengevaluasi sekaligus mempercepat capaian berbagai program pembangunan.

Pesan tersebut mengemuka dalam apel gabungan rutin yang digelar di halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Senin (7/9/2026).

Apel dipimpin Sekretaris Daerah Tanah Laut, Ismail Fahmi, yang membacakan amanat Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto.

Dalam arahannya, Bupati meminta seluruh kepala perangkat daerah bersama jajaran tidak menunda pekerjaan yang menjadi target pemerintah daerah. Program yang telah direncanakan dan dapat segera direalisasikan diminta untuk dituntaskan sesuai ketentuan.

Menurutnya, percepatan bukan sekadar mengejar angka capaian. Setiap program yang dilaksanakan harus benar-benar memberikan manfaat dan dirasakan masyarakat.

“Seluruh target yang telah ditetapkan agar menjadi perhatian bersama. Pekerjaan yang sudah dapat diselesaikan segera dituntaskan sesuai ketentuan, sehingga manfaat program pemerintah dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” demikian pesan Bupati yang disampaikan melalui Sekda.

Tak hanya mengejar target pembangunan, peningkatan kualitas aparatur juga menjadi perhatian.

ASN diminta terus mengembangkan kompetensi, meningkatkan profesionalisme serta melahirkan inovasi dalam menjalankan tugas. Kapasitas aparatur yang semakin baik dinilai menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang berkualitas.

Kemarau, Ancaman Karhutla Tak Boleh Diremehkan

Di sisi lain, kondisi cuaca yang semakin panas dan memasuki musim kemarau menjadi perhatian serius Pemkab Tala.

Seluruh jajaran pemerintah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas di lapangan, tetapi harus dimulai dari lingkungan perkantoran hingga permukiman masyarakat.

Bupati mengingatkan ASN dan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan. Berbagai material yang mudah terbakar juga harus diperhatikan agar tidak menjadi pemicu munculnya api.

Langkah sederhana berupa pencegahan dan pelaporan dini dinilai sangat penting. Setiap indikasi maupun potensi kebakaran yang ditemukan di lapangan diminta segera dilaporkan agar dapat ditangani sebelum meluas.

“Kewaspadaan harus ditingkatkan. Jangan sampai hal kecil yang sebenarnya bisa dicegah justru berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” tegasnya dalam amanat tersebut.

Hemat Air, Perkuat Koordinasi

Musim kemarau juga menjadi pengingat pentingnya menjaga ketersediaan air.

Perangkat daerah dan masyarakat diimbau menggunakan air secara bijak, baik untuk kebutuhan perkantoran maupun aktivitas sehari-hari. Penghematan air diharapkan menjadi kebiasaan bersama selama kondisi kemarau berlangsung.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan, perangkat daerah juga diminta membangun koordinasi yang lebih intensif dengan kecamatan, desa, kelurahan, relawan, serta masyarakat.

Pemantauan kondisi wilayah dan kecepatan menyampaikan informasi menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi bencana.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan respons yang cepat, berbagai potensi ancaman diharapkan dapat diantisipasi sejak dini.

Memasuki penghujung Triwulan III, Pemkab Tala pun menghadapi dua agenda yang sama-sama membutuhkan keseriusan: menuntaskan pekerjaan pembangunan dan memastikan daerah tetap siaga menghadapi ancaman musim kemarau. (MN)