Tala Bersiap Jadi Tuan Rumah KKBBKT 2026, Karang Taruna Jadikan Kemah Bakti Ajang Pemanasan

Ketua Karang Taruna Tala Muhammad Khaidir dorong penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah dan persiapan menjadi tuan rumah KKBBKT ke-37.

PELAIHARI, POSTKalimantan – Semangat baru mulai terasa di tubuh Karang Taruna Kabupaten Tanah Laut (Tala) setelah kepengurusan baru resmi dilantik. Ketua Karang Taruna Tala, Muhammad Khaidir, langsung menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran organisasi kepemudaan tersebut, salah satunya melalui pelaksanaan Kemah Bakti Karya Wisata Tanah Laut yang diharapkan menjadi agenda rutin setiap tahun.

Menurut Khaidir, kegiatan perdana tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi dan penguatan kapasitas pemuda, melainkan juga menjadi momentum strategis untuk mempersiapkan diri menghadapi Kemah Karya Bakti Bhakti Karang Taruna (KKBBKT) ke-37 yang akan digelar di Kabupaten Tanah Laut pada September 2026 mendatang.

“Kami berharap Kemah Bakti Karya Wisata ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi ajang pemanasan menuju KKBBKT ke-37, di mana Tanah Laut mendapat kehormatan sebagai tuan rumah tahun ini,” ujar Khaidir usai pelantikan, Sabtu (6/6/2026).

Tak hanya fokus pada kegiatan seremonial, Karang Taruna Tala juga menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat keterlibatan pemuda dalam proses pembangunan daerah. Dalam waktu dekat, pengurus akan melakukan kunjungan ke seluruh kecamatan guna menyerap aspirasi dan mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda di tingkat akar rumput.

Khaidir menilai, keterlibatan Karang Taruna dalam proses perencanaan pembangunan masih perlu diperkuat. Karena itu, salah satu agenda yang akan diperjuangkan adalah memastikan organisasi kepemudaan tersebut mendapatkan ruang dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), baik di tingkat desa maupun kecamatan.

“Pemuda harus memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan dan kebutuhan di wilayahnya. Selama ini masih ada Karang Taruna yang belum dilibatkan dalam Musrenbang. Ke depan, kami ingin memastikan partisipasi itu bisa terwujud sehingga suara pemuda ikut menjadi bagian dari arah pembangunan daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, Karang Taruna memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dan Dinas Sosial dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Karena itu, sinergi antara organisasi kepemudaan, pemerintah, dan masyarakat harus terus diperkuat agar program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Dengan semangat kepengurusan baru, Karang Taruna Tanah Laut diharapkan mampu menjadi wadah pemberdayaan generasi muda yang aktif, kreatif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, sekaligus menyukseskan pelaksanaan KKBBKT ke-37 yang akan menjadi ajang berkumpulnya insan Karang Taruna dari berbagai daerah di Indonesia. (MN)