Menjelang Iduladha 1447 H, DPRD Tala Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban dan Evaluasi Infrastruktur Pasar

Komisi II DPRD Tanah Laut memastikan stok hewan kurban mencukupi kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan daya saing peternak lokal di tengah gempuran sapi kiriman dari luar daerah.

PELAIHARI, POSTKalimantan – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala) turun langsung melakukan pemantauan ke Rumah Potong dan Pasar Hewan (RPPH) Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari, Senin (11/5/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan hewan kurban tetap mencukupi sekaligus mengevaluasi kesiapan sarana dan prasarana pendukung di kawasan pasar hewan terbesar di Tanah Laut.

Rombongan dipimpin Ketua Komisi II DPRD Tala, H Agus Prasetya, bersama sejumlah anggota dewan. Kedatangan mereka disambut jajaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Tala serta Kepala UPT RPPH Sarang Halang, Ferliansyah.

Dalam peninjauan tersebut, para legislator menelusuri berbagai fasilitas yang menjadi penunjang aktivitas perdagangan ternak. Mulai dari akses jalan menuju kawasan pasar, area penyemprotan disinfektan, lahan parkir, lokasi bongkar muat ternak, timbangan sapi, hingga galangan sapi dan kambing.

Ketua Komisi II DPRD Tala, H Agus Prasetya, mengatakan kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan sekaligus memastikan seluruh fasilitas dapat berfungsi secara optimal menjelang meningkatnya aktivitas jual beli hewan kurban.

Selain meninjau kesiapan pasar, pihaknya juga mencermati dinamika perdagangan ternak yang saat ini dihadapkan pada persaingan antara sapi lokal dengan sapi kiriman dari luar pulau yang dipasarkan dengan harga relatif lebih rendah.

Menurut Agus, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dijawab oleh peternak lokal melalui peningkatan kualitas budidaya dan manajemen peternakan.

“Peternak lokal harus terus meningkatkan kualitas agar mampu bersaing di pasar umum. Ini penting untuk menjaga keberlangsungan usaha peternakan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu strategi yang dapat dikembangkan adalah pola pemeliharaan ternak secara komunal. Model tersebut dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas ternak yang dihasilkan.

“Harapan kami, ke depan sapi lokal bisa semakin kuat dan mendominasi pasar hewan,” katanya.

Senada dengan itu, anggota Komisi II DPRD Tala, Ridha Hayani, menilai sektor peternakan sapi di Tanah Laut masih memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Tingginya kebutuhan daging sapi di Kalimantan Selatan menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan melalui pengembangan budidaya ternak secara berkelanjutan.

Ridha menjelaskan, selama ini pasar hewan di Sarang Halang rutin menerima pasokan sapi dari luar pulau, terutama dari Nusa Tenggara Timur. Meski kualitasnya relatif setara dengan sapi lokal, harga yang ditawarkan cenderung lebih murah sehingga menciptakan persaingan yang cukup ketat.

“Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi peternak lokal untuk terus meningkatkan daya saing di tengah tingginya kebutuhan konsumsi daging sapi,” ujarnya.

Meski demikian, ia optimistis Tanah Laut memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai sentra sapi potong di Kalimantan. Saat ini, distribusi ternak asal Tala tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar di Kalimantan Selatan, tetapi juga telah menjangkau Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Dari hasil pemantauan lapangan, Komisi II DPRD Tala juga mencatat adanya kenaikan harga sapi kurban seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Iduladha. Namun demikian, stok ternak yang tersedia dipastikan masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan pasar.
Di sisi lain, sejumlah catatan perbaikan turut menjadi perhatian dewan.

Beberapa fasilitas dinilai perlu mendapatkan pembenahan, di antaranya akses jalan menuju pasar yang masih berlubang, pembangunan gapura utama sebagai identitas kawasan, serta peningkatan fasilitas penyemprotan disinfektan yang dianggap belum memadai.

Penataan area parkir juga menjadi salah satu usulan yang mengemuka agar aktivitas perdagangan lebih tertib dan nyaman. Selain itu, galangan kambing diusulkan dilengkapi atap guna memberikan perlindungan bagi ternak saat cuaca hujan.

Melalui pemantauan tersebut, DPRD Tala berharap Pasar Hewan Sarang Halang semakin berkembang sebagai pusat perdagangan ternak yang representatif, sekaligus mampu menjadi motor penggerak peningkatan ekonomi peternak lokal menjelang momentum Iduladha maupun dalam jangka panjang. (MN)