Ketua BEM Universitas Sapta Mandiri mengapresiasi Young Leader Academy DPD KNPI Balangan sebagai ruang strategis untuk membentuk generasi muda yang berintegritas, kritis, inovatif, dan siap berkontribusi bagi daerah.
BALANGAN, POSTKalimantan – Pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur fisik. Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama dalam membentuk karakter dan kapasitas kepemimpinan generasi muda, juga menjadi investasi penting bagi masa depan daerah.
Pandangan tersebut disampaikan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sapta Mandiri, Abdullah, saat memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan agenda Young Leader Academy yang diselenggarakan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Balangan, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Abdullah, kegiatan tersebut menunjukkan adanya komitmen organisasi kepemudaan untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan, bukan hanya melalui gagasan, tetapi juga dengan mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas generasi muda.
Ia menilai, pembangunan intelektual manusia merupakan aspek yang tidak boleh dikesampingkan di tengah upaya pemerintah daerah membangun berbagai infrastruktur.
“Ini merupakan bentuk komitmen DPD KNPI dalam memberikan nilai positif bagi generasi muda. Pembangunan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur, tetapi pembangunan intelektual manusia juga sangat penting, bahkan menjadi fondasi bagi kemajuan daerah,” ungkap Abdullah.
Baginya, Young Leader Academy bukan sekadar agenda pengembangan kepemudaan. Kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk memperluas wawasan, mengasah kemampuan berpikir kritis, membangun jejaring, serta meningkatkan keterampilan berkolaborasi.
Kemampuan tersebut dinilai semakin dibutuhkan agar pemuda mampu menghadapi perubahan zaman sekaligus merespons berbagai persoalan sosial dan tantangan pembangunan di daerah.
Pemuda Harus Diberi Ruang untuk Berkembang
Abdullah berharap, pelaksanaan Young Leader Academy tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan berlanjut menjadi proses pembinaan yang menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia menekankan pentingnya membuka ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk belajar, mengembangkan potensi, menyampaikan gagasan, dan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pembangunan.
“Pemuda harus diberikan ruang untuk belajar, bertumbuh, dan mengambil peran nyata dalam pembangunan. Melalui kegiatan seperti Young Leader Academy, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin muda yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, kepemimpinan generasi muda tidak cukup hanya ditopang oleh keberanian tampil atau kemampuan berbicara di depan publik. Integritas, tanggung jawab, kreativitas, serta kepedulian terhadap kepentingan masyarakat juga menjadi kualitas penting yang harus terus dibangun.
Karena itu, kegiatan pengembangan kepemimpinan perlu diarahkan untuk membentuk anak muda yang tidak hanya memiliki gagasan, tetapi juga mampu menerjemahkannya menjadi tindakan yang bermanfaat.
Sinergi Mahasiswa dan Organisasi Kepemudaan
Lebih lanjut, Abdullah menilai sinergi antara organisasi kepemudaan dan kalangan mahasiswa memiliki peran penting dalam membangun ekosistem kepemimpinan yang inklusif, progresif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kolaborasi tersebut dapat menjadi wadah pertukaran gagasan, memperkuat solidaritas antarpemuda, sekaligus membuka peluang lahirnya berbagai inisiatif untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia berharap agenda yang digagas DPD KNPI Kabupaten Balangan tersebut dapat memperkuat semangat kolaborasi di kalangan generasi muda serta mendorong semakin banyak anak muda mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Dengan penguatan kapasitas, karakter, dan jejaring kepemimpinan, pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, tetapi tampil sebagai bagian dari solusi dan penggerak perubahan.
Apresiasi terhadap Young Leader Academy ini sekaligus menjadi pengingat bahwa investasi pada kualitas manusia merupakan langkah penting dalam menyiapkan generasi penerus yang mampu membawa Kabupaten Balangan menuju masa depan yang lebih maju. (Pk)


















