​Refleksi Hari Lahir Pancasila dan Harjad ke-76: Bupati Kotabaru Tegaskan Pentingnya Persatuan dalam Keberagaman

POSTKALKOTABARU. Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di Kabupaten Kotabaru berlangsung penuh makna. Upacara yang digelar di Halaman Kantor Bupati Kotabaru, Sebelimbingan, Senin (01 Juni 2026), terasa lebih istimewa karena dirangkaikan dengan perayaan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76.

​Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, S.Sos., memimpin jalannya prosesi dengan khidmat. Dalam amanatnya, Bupati menekankan bahwa Hari Lahir Pancasila bukanlah sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi kompas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

​Mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Bupati menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya menjaga persatuan di dalam negeri, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam menciptakan perdamaian global.

​“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman perpecahan, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang mampu menyatukan keberagaman dalam satu ikatan,” ujar Bupati Rusli.

​Lebih jauh, ia mengingatkan tanggung jawab konstitusional Indonesia untuk mewujudkan ketertiban dunia, perdamaian abadi, dan keadilan sosial sesuai amanat UUD 1945. Kepada generasi muda, Bupati berpesan agar tidak menjadikan Pancasila sekadar hafalan atau hiasan dinding.

​“Jadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi pajangan di teks buku sejarah atau dinding kantor,” tegasnya.

​Kemeriahan peringatan tahun ini ditandai dengan berbagai agenda strategis dan apresiasi. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan sejumlah penghargaan, di antaranya penghargaan dari Gubernur Kalimantan Selatan, predikat SKPD Terbaik, serta Digital Innovation Award 2026.

​Selain itu, dukungan terhadap pembangunan daerah diwujudkan melalui penyerahan bantuan sarana transportasi berupa mobil pick-up dan tossa, serta penyaluran alat pertanian kepada masyarakat.

​Dalam upaya meningkatkan pelayanan publik dan akses informasi, Bupati juga meresmikan beberapa fasilitas baru, yakni:

• ​Launching dan uji coba angkutan perkotaan “Trans Saijaan”.
• ​Peresmian Spot Baca Digital sebagai era baru layanan perpustakaan.
• ​Penandatanganan peresmian gedung Ruang Sitotoksik untuk pelayanan kemoterapi di RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru.

​Rangkaian acara ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di usia daerah yang kini menginjak 76 tahun. (Rizky)