Deteksi Dini Harus Bisa Disampaikan dengan Jelas, FKDM Tala Gelar Seminar Public Speaking

Kemampuan komunikasi dinilai menjadi bagian penting bagi pengurus FKDM dalam menyampaikan informasi kewaspadaan dini secara jelas, tepat dan mudah dipahami masyarakat.

PELAIHARI, POSTKalimantan – Kemampuan mendeteksi potensi persoalan di tengah masyarakat perlu diimbangi dengan kecakapan menyampaikan informasi. Hal inilah yang menjadi perhatian Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Tanah Laut melalui seminar public speaking bagi para pengurus FKDM se-Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan digelar Rabu (23/9/2026) di Aula Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanah Laut.

Seminar tersebut menghadirkan Sekretaris DPD IPPRISIA Kalimantan Selatan, Addy Yan Yusuf, S.Sos., S.Pd., S.H., M.H., sebagai narasumber.

Kegiatan dibuka Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tanah Laut yang diwakili Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional (Waspas), Darmawisata.

Dalam arahannya, Darmawisata menekankan bahwa kemampuan berkomunikasi merupakan salah satu bekal penting bagi pengurus FKDM dalam menjalankan perannya sebagai mitra pemerintah.

Menurutnya, pengurus FKDM tidak hanya dituntut memiliki kepekaan terhadap berbagai dinamika yang berkembang di lingkungan masyarakat, tetapi juga harus mampu menyampaikan informasi tersebut secara runtut, jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kemampuan komunikasi yang baik, lanjutnya, akan membantu proses penyampaian informasi kewaspadaan dini sehingga dapat dipahami secara tepat oleh pihak terkait maupun masyarakat.

Sementara itu, dalam materi public speaking, Addy Yan Yusuf mengingatkan peserta bahwa kemampuan berbicara di depan publik tidak terbentuk secara instan.

Keterampilan tersebut membutuhkan proses, keberanian dan latihan yang dilakukan secara konsisten.

“Bicara yang baik lahir dari latihan yang tekun,” ujar Addy.

Ia mendorong para pengurus FKDM untuk terus mengasah kemampuan berbicara, terutama dalam menyampaikan informasi dan laporan yang berkaitan dengan kewaspadaan dini.

Menurutnya, informasi yang baik akan lebih mudah diterima apabila disampaikan dengan bahasa yang jelas, meyakinkan dan mudah dipahami.

Ketua FKDM Kabupaten Tanah Laut, H. Nor Ifansyah, M.Pd., berharap seminar tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi para pengurus.

Ia mendorong seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah wawasan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri ketika menjalankan tugas di lapangan.

“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri seluruh pengurus FKDM dalam menjalankan tugasnya,” harapnya.

Melalui kegiatan tersebut, kapasitas pengurus FKDM Tanah Laut diharapkan semakin kuat. Bukan hanya dalam mengenali potensi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan (ATHG), tetapi juga dalam mengolah serta menyampaikan informasi secara efektif kepada pihak terkait.

Dengan kemampuan komunikasi yang semakin baik, FKDM diharapkan mampu menjalankan fungsi kewaspadaan dini secara lebih optimal dan berkontribusi dalam menjaga situasi masyarakat tetap kondusif. (MN)