Gubernur Muhidin Turun Langsung, Perbaikan PLTU Asam Asam Dikebut 24 Jam

Bersama Forkopimda, Gubernur H. Muhidin melihat langsung progres perbaikan unit pembangkit berkapasitas 54 MW yang menjadi bagian penting penopang sistem kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

JORONG, POSTKalimantan – Keandalan pasokan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Untuk memastikan proses pemulihan pembangkit berjalan sesuai target, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau progres perbaikan salah satu unit di PLTU Asam Asam, Selasa (4/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk melihat dari dekat kondisi pembangkit sekaligus memastikan langkah-langkah teknis yang dilakukan PLN Indonesia Power UBP Asam Asam berjalan optimal.

Dalam kunjungan itu, pihak PLN Indonesia Power UBP Asam Asam memaparkan perkembangan pekerjaan, penanganan teknis yang tengah dilakukan, hingga tahapan yang dipersiapkan sebelum unit kembali dioperasikan.

PLTU Asam Asam sendiri memiliki posisi strategis dalam sistem kelistrikan Kalimantan. Dengan enam unit pembangkit yang dimiliki, keberadaannya turut menopang kebutuhan listrik masyarakat, fasilitas pelayanan publik hingga aktivitas industri di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Saat ini, salah satu unit berkapasitas 54 MW tengah menjalani proses perbaikan intensif. Penanganan dilakukan secara berkelanjutan dengan pengawasan teknis untuk memastikan seluruh komponen pembangkit berada dalam kondisi aman dan layak sebelum kembali masuk sistem.

Manager PLN Indonesia Power UBP Asam Asam, Fajar Pamujianto, mengatakan kunjungan Gubernur Kalsel bersama Forkopimda menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan terhadap upaya pemulihan pembangkit.

Menurutnya, dukungan tersebut memberikan tambahan semangat bagi seluruh personel yang saat ini bekerja di lapangan.

“Seluruh tim bekerja secara maksimal, terukur, dan tetap mengutamakan keselamatan kerja agar proses perbaikan berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi keandalan pembangkit,” ujar Fajar.

Dikerjakan Bergantian Selama 24 Jam

Untuk mempercepat proses penanganan, pekerjaan perbaikan dilakukan dengan sistem kerja bergantian selama 24 jam.

Tim teknis melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap berbagai komponen mesin. Tidak hanya mengandalkan pemeriksaan visual, sejumlah peralatan khusus juga digunakan untuk memastikan setiap bagian pembangkit memenuhi aspek keselamatan dan kesiapan teknis.

Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan ketika unit nantinya kembali dioperasikan.

Fajar menegaskan, keselamatan kerja dan ketelitian menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan perbaikan. Sebab, percepatan pekerjaan tetap harus berjalan seiring dengan pemenuhan standar teknis dan keselamatan.

“Kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan ini dengan sebaik-baiknya. Keandalan pasokan listrik bagi masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga setiap proses perbaikan dilakukan dengan teliti, aman, dan sesuai standar,” katanya.

PLN Indonesia Power UBP Asam Asam juga terus melakukan koordinasi dengan PLN Group serta berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan seluruh tahapan penanganan dapat berjalan sesuai rencana.

Keandalan Listrik Jadi Prioritas

Kunjungan Gubernur Kalsel bersama Forkopimda sekaligus mempertegas pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor ketenagalistrikan dalam menjaga stabilitas pasokan energi.

Di tengah kebutuhan listrik yang terus berkembang, keberadaan pembangkit yang andal menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah.

PLN Indonesia Power UBP Asam Asam memastikan proses perbaikan akan terus dikawal hingga seluruh tahapan selesai dan unit pembangkit siap kembali beroperasi.

“Kami juga memohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh pekerjaan diberikan kelancaran,” tutur Fajar.

Dengan dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, PLN Group dan seluruh pihak terkait, proses pemulihan unit pembangkit di PLTU Asam Asam diharapkan dapat berjalan aman, cepat, dan sesuai standar.

PLN Indonesia Power UBP Asam Asam pun menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan pembangkit serta menghadirkan pasokan listrik yang aman, andal dan berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. (MN)