Dua Welder Bersertifikat PLN IP Asam Asam Turun Tangan, Percepat Perbaikan Pipa Boiler PLTU SKS

Kompetensi teknis dua insan PLN Indonesia Power UBP Asam Asam dikerahkan untuk mendukung percepatan penanganan kebocoran pipa boiler dan menjaga keandalan sistem kelistrikan Kalimantan.

ASAM ASAM, POSTKalimantan – Upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan tak hanya bertumpu pada peralatan dan teknologi, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis mumpuni.

Hal itu ditunjukkan PLN Indonesia Power UBP Asam Asam dengan mengerahkan dua pegawai bersertifikat sebagai welder untuk membantu percepatan perbaikan kebocoran pipa boiler di PLTU milik PT SKS Listrik Kalimantan, Jumat (31/7/2026).

Dua personel yang ditugaskan yakni Budiono dan Arief Rakhman. Keduanya merupakan tenaga teknis yang memiliki kompetensi dan sertifikasi di bidang pengelasan.

Keahlian tersebut menjadi modal penting dalam pekerjaan perbaikan komponen boiler yang membutuhkan presisi tinggi, ketelitian, serta penerapan standar keselamatan dan kualitas pekerjaan secara ketat.

Bukan Sekadar Bantuan, Ini Bukti Kompetensi Insan PLN

Kehadiran dua welder PLN Indonesia Power UBP Asam Asam menjadi bagian dari semangat kolaborasi antarpelaku usaha ketenagalistrikan. Kompetensi yang selama ini diterapkan untuk menjaga keandalan pembangkit sendiri, turut dimanfaatkan untuk membantu unit pembangkit lain ketika menghadapi pekerjaan teknis yang bersifat kritikal.

Manager PLN Indonesia Power UBP Asam Asam, Fajar Pamujianto, mengatakan dukungan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi sekaligus kepedulian perusahaan terhadap keberlangsungan sistem kelistrikan, khususnya di Kalimantan.

“Pengiriman dua pegawai kami sebagai welder bersertifikat merupakan bentuk dukungan nyata PLN Indonesia Power UBP Asam Asam dalam membantu percepatan perbaikan di PLTU Swasta PT SKS Listrik Kalimantan. Ini juga menjadi bukti bahwa insan PLN Indonesia Power memiliki kompetensi teknis yang baik dan siap berkontribusi dalam menjaga keandalan pembangkit,” ujarnya.

Menurut Fajar, kolaborasi dan sinergi menjadi semakin penting ketika pembangkit menghadapi pekerjaan kritikal yang membutuhkan penanganan cepat, tepat, dan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja.

“Kami berharap dukungan ini dapat membantu proses perbaikan berjalan aman, lancar, dan sesuai target. Semoga upaya bersama ini dapat mempercepat pemulihan kondisi pembangkit, sehingga pasokan listrik kepada masyarakat dapat tetap terjaga dengan andal,” katanya.

Sinergi untuk Listrik yang Tetap Andal

Dukungan tenaga teknis tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga performa pembangkit.

Dengan kompetensi, sertifikasi, dan pengalaman yang dimiliki, Budiono dan Arief Rakhman turut mengambil peran dalam pekerjaan teknis yang berdampak pada keandalan pembangkit.

PLN Indonesia Power UBP Asam Asam pun menegaskan komitmennya untuk terus membangun insan perusahaan yang profesional, kompeten, dan siap bergerak ketika dibutuhkan.

Kolaborasi lintas perusahaan ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus memperkuat ketahanan sistem kelistrikan Kalimantan.

Sebab, di balik listrik yang terus menyala, terdapat kerja keras para tenaga teknis yang bergerak di lapangan, memastikan setiap komponen pembangkit dapat kembali berfungsi secara aman dan optimal. (MN)