Komisi II DPRD Tala bersama Dinkes dan RSUD H. Boejasin membahas strategi pengembangan layanan, peningkatan klasifikasi rumah sakit, hingga transformasi menuju Smart, Modern, and Green Hospital.
PELAIHARI, POSTKalimantan – Arah masa depan layanan kesehatan di Kabupaten Tanah Laut mulai dipetakan lebih serius. Komisi II DPRD Tanah Laut menggelar rapat kerja bersama Dinas Kesehatan dan RSUD H. Boejasin Pelaihari untuk membahas strategi pengembangan rumah sakit sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kabupaten Tanah Laut, Senin (3/8/2026), tersebut tidak hanya membahas kebutuhan layanan kesehatan saat ini, tetapi juga menyoroti rencana strategis RSUD H. Boejasin dalam menghadapi tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
Salah satu agenda penting yang menjadi pembahasan adalah rencana pengembangan layanan serta peningkatan klasifikasi RSUD H. Boejasin.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat kapasitas rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan rujukan bagi masyarakat Tanah Laut, sekaligus membuka peluang pengembangan layanan yang lebih lengkap, modern, dan berkualitas.
Dalam rapat itu, jajaran RSUD H. Boejasin turut memaparkan “Peta Jalan Transformasi RSUD Hadji Boejasin” yang menjadi gambaran arah pengembangan rumah sakit ke depan.
Peta jalan tersebut membawa visi besar menjadikan RSUD H. Boejasin sebagai Smart, Modern, and Green Hospital sekaligus pusat rujukan regional.
Konsep tersebut menempatkan transformasi rumah sakit tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh peningkatan mutu layanan, pemanfaatan teknologi, penguatan sistem pelayanan, serta pengembangan rumah sakit yang lebih modern dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Bagi Komisi II DPRD Tanah Laut, penguatan RSUD H. Boejasin menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin mudah, cepat, aman, dan berkualitas.
Karena itu, pembahasan mengenai rencana strategis rumah sakit diharapkan tidak berhenti pada dokumen perencanaan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret dan terukur.
Transformasi RSUD H. Boejasin pun diharapkan mampu memperkuat posisi rumah sakit milik daerah tersebut sebagai salah satu tulang punggung pelayanan kesehatan di Tanah Laut.
Dengan dukungan pemerintah daerah, DPRD, Dinas Kesehatan, serta seluruh jajaran rumah sakit, pengembangan RSUD H. Boejasin diharapkan bergerak menuju standar pelayanan yang semakin modern dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa mendatang.
Ujung dari seluruh agenda transformasi tersebut tetap satu: menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik dan berkualitas bagi masyarakat Tanah Laut. (MN)


















