Dipercaya Lagi! H. Abdullah Pimpin PWRI Tanah Laut Periode 2026–2031

Mantan Sekda Tanah Laut ajak pemerintah memanfaatkan pengalaman para purnatugas ASN sebagai mitra strategis dalam merumuskan kebijakan pembangunan.

PELAIHARI, POSTKalimantan – Kepercayaan para purnatugas aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Tanah Laut kembali diberikan kepada Drs. H. Abdullah. Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut itu kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Tanah Laut periode 2026–2031.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) VII PWRI yang berlangsung di Aula Rakat Mufakat, Pelaihari, Kamis (30/7/2026). Terpilihnya Abdullah secara aklamasi menjadi bukti kuat masih tingginya kepercayaan anggota terhadap kepemimpinannya dalam menjaga kekompakan sekaligus mengembangkan peran organisasi para purnatugas ASN.

Usai ditetapkan sebagai ketua, Abdullah menegaskan komitmennya untuk membawa PWRI Tanah Laut semakin aktif melalui program-program yang realistis, terukur, dan mampu dijalankan oleh seluruh jajaran organisasi.

Menurutnya, usia para anggota bukan menjadi penghalang untuk tetap berkontribusi bagi daerah. Justru pengalaman panjang yang dimiliki para pensiunan birokrat merupakan modal besar yang masih sangat dibutuhkan dalam mendukung pembangunan.

“Anggota PWRI memang sudah memasuki masa purnatugas, tetapi mereka memiliki pengalaman yang sangat berharga. Potensi itu harus terus dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Abdullah berharap Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dapat membuka ruang lebih luas bagi PWRI untuk memberikan masukan maupun pertimbangan dalam berbagai kebijakan pembangunan, terutama berdasarkan pengalaman yang pernah dijalankan saat masih aktif di pemerintahan.

Ia juga mengingatkan agar penyusunan program kerja organisasi disesuaikan dengan kemampuan pendanaan sehingga seluruh agenda dapat direalisasikan secara optimal.

“Program harus realistis. Jangan terlalu muluk sehingga sulit dilaksanakan. Lebih baik sederhana, tetapi benar-benar bisa diwujudkan dan memberi manfaat bagi anggota maupun masyarakat,” tegas mantan Sekda Tanah Laut periode 2015–2016 itu.

Menurutnya, organisasi tidak perlu memaksakan kegiatan berskala besar apabila kemampuan sumber daya dan pendanaan belum memungkinkan. Fokus utama, kata Abdullah, adalah menjaga keberlangsungan program yang memberikan manfaat nyata.

Pada periode kepemimpinan mendatang, PWRI Tanah Laut juga akan memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Organisasi ini siap memberikan berbagai masukan konstruktif dalam proses penyusunan maupun pelaksanaan kebijakan publik.

“Kami ingin terus berkontribusi melalui pemikiran, pengalaman, dan saran kepada pemerintah daerah. Jika dilibatkan dalam forum konsultasi publik maupun pembahasan kebijakan, kami siap hadir dan memberikan masukan demi kemajuan Kabupaten Tanah Laut,” pungkasnya. (MN)