Khidmat! Bupati-Wabup Tala Hadiri Maulid Nabi, Warga Diajak Perkuat Persatuan dan Akhlak

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digagas H. Iyan berlangsung khidmat. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut menjadi momentum menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah dan memperkuat persatuan masyarakat.

PELAIHARI, POSTKalimantan – Gema sholawat dan lantunan ayat suci Al-Qur’an mengiringi Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar PT 83 Dua Mas di Gedung 83 Dua Mas, Pelaihari, Jumat malam (11/9/2026).

Kegiatan yang digagas tokoh masyarakat Tanah Laut, H. Iyan, tersebut berlangsung penuh kekhidmatan. Tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, peringatan Maulid Nabi juga menjadi ruang mempererat tali silaturahmi antara masyarakat, ulama, tokoh agama, dan jajaran pemerintah daerah.

Suasana semakin semarak dengan kehadiran Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto bersama Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Laut Hj. Dian Rahmat Trianto.

Turut hadir Wakil Bupati Tanah Laut H. M. Zazuli bersama Ketua GOW Hj. Wiwi Zazuli. Sejumlah habaib, ulama, tokoh masyarakat serta kaum muslimin dan muslimat dari berbagai wilayah di Pelaihari juga tampak memenuhi lokasi kegiatan.

Rangkaian acara diawali dengan lantunan syair Maulid Simtuddurror (Habsyi). Alunan sholawat yang menggema di dalam gedung menciptakan suasana religius sekaligus mengajak jamaah untuk mengingat kembali perjuangan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Khidmatnya suasana berlanjut saat ayat-ayat suci Al-Qur’an dibacakan dengan merdu oleh KH. Mahmud Syarkani Al Banjari.

Memasuki acara inti, jamaah mendapatkan tausiyah keagamaan yang disampaikan ulama asal Samarinda, KH. Zhofaruddin.

Dalam ceramahnya, KH. Zhofaruddin mengajak jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan. Nilai-nilai akhlak, kasih sayang, persaudaraan dan persatuan yang dicontohkan Rasulullah dinilai penting untuk terus diterapkan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, termasuk menjaga hubungan baik antarsesama dan menghindari perpecahan.

Sementara itu, Bupati Tanah Laut H. Rahmat Trianto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti seluruh rangkaian peringatan Maulid Nabi dengan penuh kekhusyukan.

Bupati berharap pesan dan nilai-nilai keagamaan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas momentum peringatan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi landasan penting dalam membangun masyarakat yang rukun, harmonis dan memiliki akhlak mulia.

“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kita semua dapat semakin mencintai Rasulullah, meneladani akhlaknya dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung 83 Dua Mas kemudian ditutup dengan doa bersama. Jamaah memanjatkan doa untuk memohon keberkahan, kedamaian, keselamatan serta kesejahteraan bagi masyarakat dan Kabupaten Tanah Laut.

Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat Maulid Nabi bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga tentang menghadirkan keteladanan beliau dalam kehidupan nyata—dengan memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan dan memperbanyak manfaat bagi sesama. (MN)