Integritas Dimulai dari Rumah, DWP dan Inspektorat Tala Satukan Langkah Lawan Korupsi

Mengusung tema “Ibu Hebat, Keluarga Kuat, Korupsi Lewat”, kegiatan ini menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membangun budaya antikorupsi dari lingkungan keluarga sekaligus meningkatkan etika dan profesionalisme melalui pelatihan table manner.

PELAIHARI, POSTKalimantan – Upaya membangun budaya antikorupsi terus diperkuat di Kabupaten Tanah Laut. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanah Laut berkolaborasi dengan Inspektorat Kabupaten Tanah Laut menggelar Sosialisasi Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi yang dirangkaikan dengan Pelatihan Table Manner bagi anggota DWP lingkup Kabupaten Tanah Laut.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Inspektorat Kabupaten Tanah Laut, Rabu (15/7/2026), mengusung tema “Ibu Hebat, Keluarga Kuat, Korupsi Lewat” sebagai bentuk komitmen membangun integritas sejak dari lingkungan keluarga.

Acara dibuka Ketua DWP Kabupaten Tanah Laut, Nor Aida Ismail Fahmi, dan dihadiri Inspektur Kabupaten Tanah Laut Andi Mashabi, Ketua DWP Inspektorat Rini Mulyani, jajaran pengurus DWP Kabupaten Tanah Laut, Ketua DWP perangkat daerah serta instansi vertikal. Hadir pula Laili Hidayati dari Forum APIK Kalimantan Selatan sebagai narasumber sosialisasi antikorupsi dan Shinta Dwi Nanda sebagai pemateri pelatihan table manner.

Dalam sambutannya, Inspektur Kabupaten Tanah Laut Andi Mashabi menegaskan bahwa pencegahan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab aparatur pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga.

Menurutnya, seorang istri memiliki peran strategis sebagai pendamping sekaligus pengingat agar suami tetap menjaga integritas, menjauhi praktik korupsi maupun gratifikasi, serta menjalankan amanah dengan jujur dan bertanggung jawab.

“Integritas dimulai dari rumah. Keluarga menjadi benteng pertama dalam membentuk karakter yang jujur dan berintegritas,” ujarnya.

Ia berharap anggota DWP mampu menjadi penguat moral di lingkungan keluarga sehingga para aparatur negara dapat menjalankan tugas secara profesional hingga akhir masa pengabdian.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Tanah Laut Nor Aida Ismail Fahmi menyampaikan apresiasi kepada Inspektorat Kabupaten Tanah Laut atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai, budaya antikorupsi harus dibangun melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari nilai kejujuran, kesederhanaan, tanggung jawab, dan rasa syukur yang ditanamkan di dalam keluarga.

Menurutnya, seorang ibu memiliki peran besar dalam membentuk karakter anak, membiasakan pola hidup sederhana, serta mengingatkan seluruh anggota keluarga untuk selalu mencari rezeki yang halal dan penuh keberkahan.

“Ibu Hebat, Keluarga Kuat, Korupsi Lewat bukan sekadar slogan, melainkan gerakan bersama agar perempuan menjadi pelopor lahirnya keluarga yang berintegritas,” ungkapnya.

Usai sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan table manner yang bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai etika dalam jamuan resmi, tata krama pergaulan, serta membangun rasa percaya diri saat mendampingi suami dalam berbagai kegiatan kedinasan.

Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Tanah Laut berharap seluruh anggotanya mampu menjadi agen perubahan, tidak hanya dalam upaya pencegahan korupsi, tetapi juga dalam membangun keluarga yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sebagai fondasi menuju terwujudnya Tanah Laut yang semakin maju, bersih, dan berkelanjutan. (MN)