Kota Banjarmasin keluar sebagai juara umum, sementara Gubernur H. Muhidin mengajak masyarakat menghidupkan kembali tradisi membaca Al-Qur’an selepas Salat Magrib sebagai bagian dari pembentukan karakter Qurani.
MARABAHAN, POSTKalimantan – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 resmi berakhir dalam suasana khidmat dan penuh kemeriahan di Lapangan 5 Desember, Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kamis (25/6/2026) malam. Penutupan dilakukan mewakili Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin.
Malam penutupan menjadi puncak rangkaian pelaksanaan MTQ yang selama beberapa hari mempertemukan qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, hingga peserta terbaik dari 13 kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan. Selain menjadi ajang kompetisi, MTQ juga dinilai berhasil memperkuat syiar Islam serta mempererat ukhuwah di Banua.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Sekdaprov, H. Muhidin menyampaikan harapan agar semangat MTQ tidak berhenti setelah perlombaan usai. Ia menginginkan kecintaan terhadap Al-Qur’an tumbuh menjadi budaya di tengah masyarakat, dimulai dari lingkungan keluarga hingga kehidupan sosial.
Gubernur juga mengajak masyarakat menghidupkan kembali kebiasaan membaca Al-Qur’an setelah Salat Magrib sebagaimana tradisi yang telah lama diwariskan para orang tua terdahulu.
Menurutnya, waktu antara Magrib dan Isya sepatutnya dimanfaatkan untuk memperbanyak tilawah, sehingga rumah-rumah umat Islam senantiasa dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an yang membawa keberkahan dan ketenangan.
Berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Kota Banjarmasin berhasil meraih gelar Juara Umum MTQ XXXVII Kalimantan Selatan 2026 sekaligus membawa pulang piala bergilir dan piala tetap. Prestasi tersebut mengakhiri dominasi Kabupaten Banjar yang dalam beberapa penyelenggaraan sebelumnya selalu berada di posisi teratas. Sementara gelar juara umum perorangan diraih Hj. Nida Khairiah dari cabang Tilawah Putri yang mewakili Kota Banjarmasin.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap para juara mampu mempertahankan prestasinya sekaligus menjadi duta terbaik Banua pada ajang MTQ tingkat nasional mendatang. Lebih dari sekadar mengejar prestasi, keberhasilan penyelenggaraan MTQ diharapkan menjadi momentum untuk semakin membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Selatan. (Pk)














