RDP DPRD Tala Jadi Panggung Aspirasi Pemuda, Gedung Kepemudaan hingga Dana Pembinaan Mengemuka

Sebanyak 35 organisasi kepemudaan dan komunitas menyampaikan berbagai usulan strategis untuk memperkuat pembinaan generasi muda di Kabupaten Tanah Laut.

PELAIHARI, POSTKalimantan – Komitmen DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala) dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat kembali ditunjukkan melalui perhatian serius terhadap pengembangan sektor kepemudaan. Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi II DPRD Tala, puluhan organisasi kepemudaan (OKP) dan komunitas diberi ruang untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan harapan demi kemajuan generasi muda di daerah.

Sedikitnya 35 organisasi dan komunitas hadir dalam forum yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tala tersebut. Mereka menyuarakan beragam persoalan yang selama ini menjadi tantangan dalam pembinaan kepemudaan, mulai dari keterbatasan anggaran, minimnya sarana pendukung, hingga kebutuhan akan regulasi yang lebih kuat dan berpihak kepada organisasi kepemudaan.

RDP dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Tala, Agus Prasetya B, serta dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tala, Rudi Imtihansyah, bersama jajaran. Suasana diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai masukan, kritik, dan usulan yang disampaikan secara terbuka oleh para peserta.

Agus Prasetya menegaskan bahwa pemuda merupakan salah satu pilar penting pembangunan daerah yang harus mendapatkan dukungan nyata dari pemerintah maupun pemangku kebijakan.

Menurutnya, Kabupaten Tanah Laut memiliki banyak potensi generasi muda yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan. Namun potensi tersebut perlu ditunjang dengan program pembinaan yang berkelanjutan serta fasilitas yang memadai.

“Aspirasi yang disampaikan para pemuda ini menjadi perhatian serius bagi DPRD. Potensi mereka sangat besar dan harus mendapat dukungan melalui kebijakan yang tepat, anggaran yang memadai, serta sarana yang mendukung aktivitas kepemudaan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, sejumlah usulan strategis mengemuka. Di antaranya peningkatan anggaran pembinaan kepemudaan, kepastian dukungan melalui APBD, serta pembangunan atau penyediaan gedung seni budaya yang dapat dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan organisasi kepemudaan dan komunitas kreatif.

Tak hanya itu, peserta RDP juga menyoroti perlunya optimalisasi pengelolaan aset daerah untuk mendukung aktivitas pemuda.

Keberadaan ruang berkegiatan yang representatif dinilai menjadi kebutuhan mendesak guna mendorong lahirnya berbagai program positif dan produktif.

Anggota Komisi II DPRD Tala, Ridha Hayani, mengungkapkan bahwa salah satu usulan yang banyak mendapat perhatian adalah pengalihan pengelolaan asrama kepemudaan kepada Dispora agar pembinaan dapat dilakukan lebih terarah dan terintegrasi.

Selain itu, para peserta juga mengharapkan adanya regulasi yang lebih jelas sebagai dasar pembinaan dan pengembangan organisasi kepemudaan di Kabupaten Tanah Laut.

“Organisasi yang hadir sangat beragam, mulai dari kalangan mahasiswa, organisasi kepemudaan, Pramuka, hingga komunitas seni budaya. Mereka berharap pemerintah daerah memberikan perhatian yang lebih besar agar proses pembinaan dapat berjalan optimal,” kata Ridha, Kamis (14/5/2026).

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Komisi II DPRD Tala memastikan seluruh masukan yang disampaikan akan menjadi bahan tindak lanjut dalam pembahasan kebijakan daerah. DPRD juga menyatakan siap mengawal usulan peningkatan anggaran pembinaan pemuda dan pengadaan fasilitas pendukung pada pembahasan Perubahan APBD Tahun 2026 maupun APBD Tahun 2027.

Selain aspek anggaran, DPRD juga mendorong sinergi lintas perangkat daerah agar program pengembangan kepemudaan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Ridha menegaskan, investasi terhadap generasi muda merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang akan menjadi pemimpin daerah di masa mendatang.

“DPRD berkomitmen mengawal dan memperjuangkan aspirasi ini. Harapan kami, pemuda Tanah Laut semakin berkembang, berdaya saing, dan mampu menjadi generasi penerus yang berkualitas untuk kemajuan daerah,” pungkasnya. (MN)