Sinergi Polda Kalsel dan IMM Menggema di Iduladha, 300 Paket Daging Kurban Dibagikan untuk Masyarakat

DPD IMM Kalsel salurkan 300 paket daging kurban untuk masyarakat sekaligus memperkuat sinergitas kepemudaan dan kepolisian menjelang Kongres IMM Nasional di Kalimantan Selatan.

BANJARMASIN, POSTKalimantan – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kalimantan Selatan. Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalsel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Kalsel serta Dir Intelkam Polda Kalsel atas bantuan seekor sapi kurban yang disalurkan untuk masyarakat dan kader IMM di Banua.

Ketua Umum DPD IMM Kalsel, Fery Setiadi, menilai bantuan tersebut bukan sekadar bentuk dukungan seremonial, melainkan simbol nyata sinergitas yang selama ini terjalin harmonis antara kepolisian dan kalangan pemuda di Kalimantan Selatan.

“Ini adalah bentuk kolaborasi yang luar biasa. Kami melihat bagaimana kepolisian hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun hubungan sosial dan kemanusiaan bersama organisasi kepemudaan,” ujar Fery, Rabu (27/5/2026) sore.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan Kamis (28/5/2026), DPD IMM Kalsel bersama cabang dan komisariat IMM se-Kalimantan Selatan menyalurkan sekitar 300 bungkus daging kurban kepada masyarakat di Banjarmasin.

Gerakan tersebut menjadi bagian dari komitmen IMM untuk terus hadir dan memberi dampak sosial secara nyata di tengah masyarakat. Distribusi daging kurban dilakukan dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

Fery menegaskan, bantuan dari Kapolda Kalsel dan Dir Intelkam Polda Kalsel menjadi energi positif bagi IMM dalam menjalankan berbagai agenda organisasi, mulai dari pengkaderan wajib hingga pengkaderan penunjang.

“Hari ini kami banyak sekali dibantu oleh Kapolda Kalsel maupun Dir Intelkam Polda Kalsel. Dukungan itu terasa dalam berbagai kegiatan IMM, termasuk penguatan kaderisasi yang terus kami jalankan,” katanya.

Tak hanya itu, IMM Kalsel juga tengah bersiap menghadapi agenda besar tingkat nasional. Kalimantan Selatan dipercaya menjadi tuan rumah Kongres IMM yang diperkirakan akan dihadiri sekitar 3.500 kader IMM dari seluruh Indonesia.

Menurut Fery, momentum tersebut menjadi tantangan sekaligus kebanggaan bagi Banua untuk menunjukkan kesiapan sebagai daerah yang mampu menjadi pusat pergerakan intelektual dan kepemudaan nasional.

“Kongres nanti tentu menjadi pekerjaan besar bagi kami. Ribuan kader IMM dari seluruh Indonesia akan datang ke Kalimantan Selatan. Ini bukan hanya tentang musyawarah tertinggi organisasi, tetapi juga momentum memperkenalkan Banua kepada tingkat nasional,” tuturnya.

Ia berharap sinergi yang selama ini terbangun antara kepolisian, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi menciptakan ruang kolaborasi yang sehat, produktif, dan berdampak luas bagi daerah. (Pk)