117 Kafilah Siap Berlaga di Batola, Wabup Zazuli Lepas Kontingen Tanah Laut ke MTQ Nasional ke-37 Kalsel

Sebanyak 117 anggota kafilah diberangkatkan menuju MTQ Nasional ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Barito Kuala dengan harapan mampu mengharumkan nama Bumi Tuntung Pandang.

PELAIHARI, POSTKalimantan – Semangat syiar Islam dan tekad meraih prestasi mewarnai pelepasan Kafilah Kabupaten Tanah Laut yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026. Sebanyak 117 anggota kafilah resmi diberangkatkan dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Rakat Manuntung, Pelaihari, Kamis (18/6/2026).

Pelepasan dilakukan oleh Wakil Bupati Tanah Laut, H. Muhammad Zazuli, yang mewakili Bupati Tanah Laut. Momentum tersebut menjadi simbol kesiapan daerah mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk bersaing sekaligus membawa misi dakwah Al-Qur’an di tingkat provinsi.

Dalam sambutan bupati yang dibacakannya, Zazuli menegaskan bahwa keikutsertaan dalam MTQ tidak semata-mata berorientasi pada perolehan gelar juara. Lebih dari itu, ajang tersebut merupakan sarana memperkuat syiar Islam serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjadikan kompetisi ini sebagai bagian dari ibadah, menjaga kesehatan, meningkatkan fokus selama perlombaan, serta menjunjung tinggi sportivitas dan akhlak mulia sebagai representasi masyarakat Tanah Laut.

Sementara itu, Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tanah Laut, H. M. Wahyudi, menjelaskan bahwa rombongan yang diberangkatkan berjumlah 117 orang yang terdiri atas peserta, pelatih, ofisial, pendamping, tim dokumentasi, publikasi, hingga tenaga kesehatan. Sebanyak 63 peserta akan mengikuti seluruh cabang perlombaan yang dipertandingkan pada MTQ tahun ini.

Menurut Wahyudi, berbagai persiapan dan pembinaan telah dilakukan secara intensif guna meningkatkan capaian prestasi Tanah Laut. Setelah berhasil menembus jajaran 10 besar pada MTQ sebelumnya, pihaknya berharap tahun ini mampu meraih posisi yang lebih baik.

“Harapannya, prestasi Tanah Laut dapat meningkat dua hingga tiga peringkat dibanding tahun lalu,” ujarnya.

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera kafilah dari Wakil Bupati kepada pimpinan rombongan sebagai simbol resmi keberangkatan menuju Kabupaten Barito Kuala, tuan rumah MTQ Nasional ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung pada 18 hingga 26 Juni 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut, jajaran perangkat daerah, tokoh agama, organisasi keagamaan, para camat, pelatih, serta keluarga peserta yang memberikan dukungan penuh kepada para duta Qurani Bumi Tuntung Pandang.

Dengan bekal pembinaan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, kafilah Tanah Laut diharapkan mampu tampil maksimal, membawa pulang prestasi membanggakan, sekaligus memperkuat syiar Al-Qur’an di Kalimantan Selatan. (MN)