Gemakan Syiar Islam, DPRD Tala Nilai MTQ Nasional Politeknik 2026 Berdampak Besar bagi Daerah

Ajang religius tingkat nasional di Politala dinilai mampu memperkuat syiar Islam, mengangkat citra Tanah Laut, hingga menggeliatkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan UMKM lokal.

PELAIHARI, POSTKalimantan – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Politeknik Nasional 2026 di kampus Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) mendapat apresiasi penuh dari DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala). Kegiatan religius berskala nasional tersebut dinilai bukan hanya menjadi wadah syiar Islam, tetapi juga momentum strategis memperkenalkan daerah ke tingkat nasional.

MTQ Politeknik Nasional 2026 berlangsung selama dua hari, sejak Senin (13/4/2026) hingga Selasa (14/4/2026), di kawasan kampus Politala, Jalan Ahmad Yani, Desa Panggung, Kecamatan Pelaihari. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli dan diikuti ratusan peserta dari berbagai politeknik se-Indonesia.

Dukungan DPRD Tala terlihat melalui kehadiran unsur pimpinan dewan, Zainul Abidin, dalam seremoni pembukaan. Kehadiran tersebut menjadi simbol komitmen legislatif dalam mendukung kegiatan pendidikan dan keagamaan yang membawa nama daerah ke panggung nasional.

Zainul Abidin menyampaikan penghargaan tinggi kepada Politala yang dinilai sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ Politeknik Nasional untuk ketiga kalinya.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Politala merupakan sebuah kebanggaan sekaligus bukti bahwa Tanah Laut memiliki kesiapan dalam menggelar agenda nasional yang berkualitas.

“DPRD Tanah Laut sangat mengapresiasi Politeknik Negeri Tanah Laut atas keberhasilannya menyelenggarakan MTQ Politeknik Nasional ini dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Ia menilai, pelaksanaan kegiatan tersebut membawa dampak positif yang luas, tidak hanya bagi dunia pendidikan, tetapi juga bagi promosi daerah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Ratusan peserta dan tamu dari berbagai daerah disebut turut mengenal potensi Tanah Laut, mulai dari sektor pendidikan, budaya, hingga keramahan masyarakatnya.

“Ini menjadi kesempatan besar untuk memperkenalkan Kabupaten Tanah Laut secara lebih luas di tingkat nasional, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Tak hanya itu, Zainul juga menyoroti nilai spiritual yang terkandung dalam pelaksanaan MTQ. Ia berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat keimanan dan ketakwaan generasi muda, khususnya kalangan mahasiswa politeknik.

Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai religius agar mampu melahirkan generasi yang unggul dan berkarakter.

“Harapannya, lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak baik,” pungkasnya.

Selain perlombaan MTQ, kegiatan nasional tersebut juga dimeriahkan dengan Festival Habsyi serta Expo Politala yang melibatkan pelaku UMKM lokal. Kehadiran expo itu turut memberi ruang promosi bagi produk masyarakat sekaligus menggeliatkan perekonomian di sekitar lokasi kegiatan. (MN)