Kekurangan air bersih akibat musim kemarau menghambat kebutuhan mendesak warga. Damkar Tanah Laut bergerak cepat mengirim pasokan air sehingga prosesi pemulasaraan jenazah dapat berlangsung dengan lancar.
PELAIHARI, POSTKalimantan – Musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Tanah Laut membawa dampak terhadap ketersediaan air bersih. Kondisi tersebut dialami warga Desa Telaga, Kecamatan Takisung, saat air sangat dibutuhkan untuk keperluan mendesak, yakni prosesi memandikan jenazah, Jumat (10/7/2026).
Menerima laporan dari pengurus Rukun Kematian setempat, Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tanah Laut segera mengerahkan armada truk tangki untuk menyalurkan air bersih ke rumah duka di RT 14 Desa Telaga.
Langkah cepat itu dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan kemanusiaan yang tidak dapat ditunda. Air bersih kemudian dipompa langsung ke tandon milik warga agar prosesi pemulasaraan jenazah dapat berlangsung tanpa hambatan.

Anggota Damkar Tanah Laut, Ardi Almiyanto, mengatakan pihaknya langsung bergerak menuju lokasi begitu menerima permintaan bantuan dari pengurus Rukun Kematian.
“Begitu laporan kami terima, petugas piket langsung menyiapkan armada dan mendistribusikan air bersih ke rumah duka agar proses memandikan jenazah bisa segera dilaksanakan,” ujarnya.
Bantuan tersebut menjadi solusi di tengah menurunnya ketersediaan air bersih akibat musim kemarau yang mulai memengaruhi sejumlah kawasan. Kehadiran Damkar pun mendapat apresiasi dari warga karena mampu memenuhi kebutuhan yang bersifat darurat.
Peristiwa ini sekaligus menunjukkan bahwa peran Damkar Tanah Laut tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran dan penyelamatan saat bencana, tetapi juga hadir memberikan pelayanan sosial dan kemanusiaan ketika masyarakat menghadapi situasi mendesak. (MN)














