Rakerprov PERSAMBI Kalsel 2026, BINPRES Siapkan Strategi Besar Menuju Era Keemasan Sambo Banua

Indra Jaya bersama M. Agus Setiawan menegaskan komitmen Bidang Pembinaan Prestasi untuk memperkuat pembinaan atlet, memperluas kompetisi, dan melahirkan talenta sambo Kalimantan Selatan yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.

BANJARMASIN, POSTKalimantan – Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kalimantan Selatan Tahun 2026, di Hotel Pyramid Suites, Banjarmasin pada Jumat (12/6/2026), tidak hanya menjadi forum penyusunan program kerja organisasi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat fondasi pembinaan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi.

Sejalan dengan semangat yang dikobarkan Ketua Umum Persambi Kalsel, H. Afrizaldi, seluruh jajaran pengurus berkomitmen membangun organisasi yang solid sekaligus menghadirkan sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Komitmen tersebut menjadi salah satu fokus utama Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Persambi Kalsel yang dipimpin Indra Jaya didampingi M. Agus Setiawan.

Indra Jaya menegaskan, Binpres Persambi Kalsel akan mengarahkan program kerja pada peningkatan kualitas atlet melalui pembinaan yang terukur, berkesinambungan, dan berorientasi pada prestasi.

Menurutnya, perkembangan olahraga sambo di Kalimantan Selatan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang sangat positif. Karena itu, momentum tersebut harus dijaga dengan memperkuat pembinaan sejak usia dini hingga atlet elite.

“Kami ingin memastikan setiap atlet mendapatkan ruang berkembang yang sama. Pembinaan tidak boleh berjalan sesaat, tetapi harus memiliki arah yang jelas, mulai dari pencarian bakat, pelatihan berjenjang, hingga kesiapan menghadapi kejuaraan nasional maupun internasional,” ujar Indra Jaya.

Ia menambahkan, Binpres akan mendorong peningkatan frekuensi latihan, pemantauan perkembangan atlet secara berkala, serta memperluas kesempatan mengikuti berbagai event kompetitif sebagai sarana mengasah kemampuan.

Sementara itu, M. Agus Setiawan menilai keberhasilan sebuah organisasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh prestasi yang diraih di arena pertandingan, tetapi juga oleh kekompakan seluruh elemen organisasi dalam menjalankan visi bersama.

“Prestasi lahir dari kerja kolektif. Karena itu kami ingin membangun sinergi yang kuat antara pengurus provinsi, kabupaten/kota, pelatih, atlet, dan seluruh stakeholder olahraga. Ketika semua bergerak dalam satu tujuan, maka target besar akan lebih mudah dicapai,” katanya.

Agus optimistis Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan sambo nasional. Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan semua pihak, atlet-atlet Banua diyakini mampu tampil lebih kompetitif di berbagai ajang bergengsi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Persambi Kalsel, H. Afrizaldi, kembali menegaskan pentingnya menjaga semangat persatuan sebagai modal utama dalam membangun organisasi dan meraih prestasi.

Afrizaldi menilai perkembangan sambo di Kalimantan Selatan cukup menggembirakan, ditandai meningkatnya minat masyarakat serta capaian prestasi atlet dalam beberapa tahun terakhir. Ia berharap seluruh pengurus mampu menjaga semangat kebersamaan demi membawa sambo Kalsel semakin maju. Persambi Kalsel juga memiliki modal prestasi yang terus berkembang, termasuk raihan medali pada ajang nasional dan keikutsertaan atlet muda di kejuaraan dunia junior.

“Yang kita tekankan adalah semangat. Dari semangat itulah lahir kerja keras, kekompakan, dan prestasi. Saya ingin seluruh pengurus dan atlet memiliki tekad yang sama untuk membawa Sambo Kalimantan Selatan semakin diperhitungkan, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” tegas Afrizal.

Melalui Rakerprov 2026, Persambi Kalsel berharap mampu menyatukan langkah seluruh jajaran organisasi sekaligus melahirkan program-program strategis yang berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas atlet. Dengan semangat persatuan, pembinaan yang terarah, serta dukungan seluruh stakeholder olahraga, target mengantarkan atlet sambo Banua menembus panggung internasional bukan lagi sekadar harapan, melainkan tujuan yang sedang diperjuangkan bersama. (Pk)