Birokrasi Harus Berubah! Gubernur Muhidin Tekankan Kepemimpinan Disiplin di PKN 2026

PKN Tingkat II 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Kalsel Tekankan Disiplin dan Kepemimpinan Berintegritas.
Puluhan Pejabat Digembleng, Siap Jadi Motor Perubahan Birokrasi.

BANJARBARU, POSTKalimantan – Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026 resmi bergulir di Kalimantan Selatan. Momentum strategis ini tidak hanya menjadi wadah peningkatan kapasitas pejabat pimpinan tinggi pratama, tetapi juga ajang memperkuat karakter kepemimpinan yang disiplin, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pemerintahan modern, di aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Banjarbaru, Rabu (10/6/2026).

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin menegaskan, bahwa kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam membangun birokrasi yang profesional. Menurutnya, seorang pejabat tidak cukup hanya memiliki kemampuan manajerial, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

PKN Tingkat II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kalsel ini menjadi agenda penting setelah beberapa tahun tidak dilaksanakan. Program tersebut diikuti 60 peserta yang berasal dari berbagai instansi pemerintah, baik tingkat provinsi, kabupaten/kota maupun instansi vertikal.

Gubernur mengingatkan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks. Karena itu, para pejabat dituntut memiliki disiplin tinggi, kemampuan beradaptasi, serta keberanian mengambil keputusan yang tepat demi kepentingan masyarakat.

“Jabatan bukan sekadar posisi, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Disiplin menjadi kunci agar pelayanan publik berjalan optimal dan kepercayaan masyarakat terus terjaga,” pesannya.

Pelatihan yang berlangsung hingga Oktober 2026 tersebut dirancang untuk mencetak pemimpin birokrasi yang inovatif, adaptif, dan mampu mendorong transformasi tata kelola pemerintahan. Berbagai materi strategis akan diberikan guna memperkuat kompetensi kepemimpinan peserta dalam menghadapi dinamika pembangunan daerah maupun nasional.

Kepala BPSDMD Kalsel menyampaikan bahwa penyelenggaraan PKN Tingkat II menjadi langkah penting dalam menyiapkan sumber daya aparatur yang berkualitas dan siap membawa perubahan positif di lingkungan kerja masing-masing.

Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir para pemimpin birokrasi yang tidak hanya unggul dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. (Pk)