Sebanyak 159 ekor sapi dan kambing dihimpun dalam pelaksanaan kurban Polda Kalsel. Puluhan di antaranya disalurkan langsung kepada tokoh masyarakat, pondok pesantren, dan yayasan yatim piatu sebagai wujud kepedulian sosial Polri kepada masyarakat Banua.
BANJARBARU, POSTKalimantan – Semangat berbagi dan nilai keikhlasan mewarnai peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan. Polda Kalsel menggelar Salat Idul Adha berjamaah yang dirangkai dengan penyembelihan serta pendistribusian ratusan hewan kurban kepada masyarakat, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Mako Satbrimob Polda Kalsel itu dihadiri Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel, Wakapolda Kalsel, Irwasda, para pejabat utama, pengurus Bhayangkari, anggota Polri, serta masyarakat sekitar.
Suasana khidmat terasa sejak pelaksanaan Salat Idul Adha hingga prosesi penyerahan hewan kurban yang menjadi simbol pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan antara Polri dan masyarakat.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi menjelaskan, tahun ini jumlah hewan kurban yang berhasil dihimpun mencapai 159 ekor, terdiri dari 135 ekor sapi dan 24 ekor kambing. Jumlah tersebut berasal dari partisipasi personel Polda Kalsel dan jajaran sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap sesama.
Dari total tersebut, khusus di lingkungan Mapolda Kalsel tersedia 37 ekor sapi dan 16 ekor kambing yang disembelih secara bertahap untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Tidak hanya melaksanakan penyembelihan di lingkungan internal, Polda Kalsel juga menyalurkan sebanyak 28 ekor sapi kepada berbagai elemen masyarakat. Bantuan tersebut diberikan kepada tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pondok pesantren, hingga yayasan yatim piatu yang tersebar di Kalimantan Selatan.
“Hari ini juga langsung diambil oleh mereka para penerima,” ujar Kapolda Kalsel usai menyerahkan hewan kurban.

Menurut Kapolda, Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat nilai ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Semangat berkurban yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS menjadi pelajaran penting tentang pengabdian dan pengorbanan demi kemaslahatan bersama.
Melalui peringatan Idul Adha tahun ini, Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, mempererat solidaritas sosial, serta bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Banua.
“Nilai keimanan, ketulusan, dan keikhlasan harus terus kita pelihara. Dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, stabilitas kamtibmas di Kalimantan Selatan dapat terus terjaga,” pesannya.

Pelaksanaan kurban yang melibatkan ratusan hewan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Polda Kalsel dalam memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat. Melalui momentum Idul Adha, Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat yang senantiasa berbagi dan peduli terhadap sesama. (Pk)


















